Kuala Lumpur Yayasan Sabena Aceh Malaya melakukan kunjungan resmi ke KBRI Kuala Lumpur yang berlokasi di Jalan Tun Razak, dalam rangka mempererat silaturahmi, memperkuat hubungan kerja sama, sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kemanusiaan.
Delegasi Yayasan Sabena dipimpin langsung oleh pendiri sekaligus pengurus operasi lapangan, Saiful Bahri atau Bosspon. Ia didampingi oleh penasihat harian yayasan Abang Azhar serta Hubungan Masyarakat (HUMAS) Yayasan Billy MA, yang akrab disapa Brobill.
Kunjungan tersebut juga diikuti oleh gabungan mahasiswa Aceh di Malaysia dari organisasi TARSA (Tanah Rincong Student Association) – International Islamic University Malaysia. Turut hadir Ketua TARSA Muhammad Ambilal Khairullah, Sekretaris Muhammad Afiq Rohman, mantan ketua sekaligus alumni M. Rajiev Syarief, serta penasihat harian TARSA Muammar Khadafi.
Dari pihak KBRI, rombongan Yayasan Sabena disambut hangat oleh Wakil Duta Besar RI, Danang Waskito, bersama jajaran diplomat dan atase lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah agenda strategis, khususnya terkait tata cara pemulangan bantuan logistik bagi korban bencana alam di Aceh yang terjadi tahun lalu. Bantuan tersebut merupakan hasil pengumpulan masyarakat Aceh diaspora dan warga lokal Malaysia yang hingga kini masih belum ada izin untuk dibawa ke Aceh dan tersimpan di gudang penampungan di Seremban.
Selain itu, pertemuan juga membahas penguatan kerja sama jangka panjang antara Yayasan Sabena dan KBRI dalam penanganan berbagai persoalan pekerja migran Indonesia, termasuk dukungan dari komunitas mahasiswa Aceh di Malaysia sebagai mitra relawan kemanusiaan.

Bosspon menyampaikan bahwa sinergi antara lembaga negara, organisasi kemanusiaan, dan mahasiswa merupakan kekuatan besar dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat, dan amanah.
Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi kemanusiaan lintas lembaga dan generasi. Kerja sama antara Yayasan Sabena, KBRI, dan komunitas mahasiswa menunjukkan bahwa solidaritas yang terorganisir mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Yayasan Sabena terus membuktikan diri sebagai jembatan kemanusiaan yang terpercaya bagi pekerja migran dan masyarakat terdampak bencana.
Setiap misi kemanusiaan yang dijalankan Yayasan Sabena lahir dari kepercayaan dan dukungan masyarakat. Masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan baik korban bencana, pekerja migran dalam kondisi darurat, hingga keluarga yang menunggu kepastian.
Mari menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini. Donasi Anda bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga harapan, perlindungan, dan penyelamat bagi mereka yang sedang berada di titik terberat dalam hidupnya.
Bersama Yayasan Sabena, kepedulian Anda akan sampai — tepat sasaran, transparan, dan penuh amanah.


Add a Comment